Haii guys, kali ini saya ingin membahas sedikit tentang “Bangsa dan Negara”. Simak baik-baik yah.. :)

 

Pertama-tama kita harus mengetahui apa itu arti dari kata sebuah Bangsa. Bangsa merupakan sekelompok manusia yang mempunyai keinginan untuk hidup bersama (hasrat bersatu) yang didorong oleh berbagai latar belakang baik etis, geografis, kultural maupun politis.

 

Dan bangsa Indonesia memang terdiri dari berbagai macam suku, ras, adat istiadat dan bahasa yang berbeda tetapi mereka semua mempunyai jiwa untuk bersatu padu dalam Negara Republik Indonesia. Semangat untuk bersatu itu muncul karena dilatarbelakangi oleh kesamaan identitas, cita-cita dan persamaan nasib dalam sejarah Indonesia.

 

Maksud kesamaan identitas di sini adalah sama-sama bekas negara jajahan Belanda yang telah lama menjajah Indonesia, dan bercita-cita ingin merdeka. Karena nasib mereka sama, mereka harus berjuang, bersatu agar lebih kuat dan mendapatkan suatu Kemerdekaan yang akan dirasakan bersama pula.

 

George Jellinek mengemukakan 4 (empat) macam status bangsa sebagai berikut :

  1. Status positif, yaitu status yang memberikan hak kepada warga negara untuk menuntut tindakan positif dari negara mengenai perlindungan atas jiwa raga, hak milik, dan kemerdekaan.
  2. Status negatif, yaitu status yang menjamin bahwa negara tidak ikut campur tangan terhadap hak-hak asasi warga negaranya.
  3. Status aktif, yaitu status yang memberikan hak kepada setiap warga negara untuk ikut serta dalam pemerintahan.
  4. Status pasif, yaitu status yang memberikan kewajiban pada setiap warga negara untuk taat dan tunduk kepada segala perintah negaranya.

 

Untuk terbentuknya suatu bangsa pasti membutuhkan unsur-unsur, lalu unsur dari terbentuknya bangsa Indonesia menurut Muhammad Yamin dari pidatonya yang berjudul Persatuan Kebangsaan Indonesia. Pidato ini disampaikannya di depan Rapat Pemuda Indonesia 27-28 Oktober 1928 di Jakarta. Menurutnya, kebangsaan Indonesia beralas persatuan, selanjutnya persatuan ini bersendi bersendi kemauan, yakni kemauan untuk bersatu. Dari konsep pemikiran tersebut maka lahirlah Sumpah Pemuda yang menyatakan satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa yaitu Indonesia.

 

Faktor obyektif yang terpenting dari suatu bangsa adalah kehendak atau kemauan bersama, yang lebih dikenal dengan “nasionalisme”. Dalam kehidupan suatu negara kita harus menyadari adanya keanekaragaman yang dilandasi oleh rasa persatuan dan kesatuan tanah air, bahasa dan cita-cita.

 

Setelah kita mengetahui arti bangsa maka arti dari negara pun harus kita ketahui pula. Banyak definisi dari negara itu sendiri. Menurut Prof. Dr.J.H.A. Logeman, negara adalah suatu organisasi kekuasaan atau kewibawaan. Menurut Prof. Mr. L. J. Van Apeldorn , kata Negara mengandung arti sebagai berikut :

  • Negara dalam arti “penguasa”.

Untuk menyatakan orang atau orang-orang yang melakukan kekuasaan tertinggi atas persekutuan rakyat yang bertempat tinggal dalam suatu daerah.

  • Negara dalam arti “persekutuan rakyat”.

Untuk menyatakan sesuatu bangsa yang hidup dalam suatu daerah, di bawah kekuasaan tertinggi, menurut kaidah-kaidah hukum yang sama.

  • Negara dalam arti “suatu wilayah tertentu”.

Untuk menyatakan suatu daerah yang di dalamnya berdian suatu bangsa di bawah kekuasaan tertinggi.

  • Negara dalam arti “kas negara atau fiscuss”.

Untuk menyatakan harta yang dipegang oleh penguasa guna kepentingan umum, seperti dalam istilah pendapatan negara.

 

Intinya negara itu adalah suatu organisasi di dalam suatu wilayah tertentu dan diatur oleh kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat.

 

Negara di bentuk tidak asal dibentuk tetapi ada unsur-unsurnya. Negara terbentuk karena adanya rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat dan pengakuan dari negara lain. Kita akan mengupas satu persatu unsur-unsur dari negara, dimulai dari rakyat.

 

Rakyat adalah semua orang yang menjadi penghuni suatu negara. Rakyat terdiri dari penduduk dan bukan penduduk, penduduk adalah semua orang yang bertujuan menetap dalam wilayah suatu negara tertentu.

 

Penduduk terbagi menjadi warga negara dan bukan warga negara. Warga negara adalah mereka yang menurut hukum menjadi warga dari suatu negara, sedangkan yang tidak termasuk warga negara adalah orang asing atau disebut warga negara asing (WNA).

 

Dan setiap penduduk mempunyai kartu tanda penduduk (KTP) sebagai identitas diri. Semua penduduk yang telah berumur 17 tahun harus memiliki KTP agar terdaftar sebagai warga negara Indonesia.

 

Unsur negara yang kedua adalah wilayah. Wilayah negara adalah batas wilayah di mana kekuasaan negara itu berlaku. Wilayah suatu negara meliputi :

  • Wilayah daratan

Meliputi seluruh wilayah daratan dengan batas-batas tertentu dengan negara lain.

 

  • Wilayah lautan

Meliputi seluruh perairan wilayah laut dengan batas-batas yang ditentukan menurut hukum International.

  • Batas Laut Teritorial,

ditentukan sejauh 12 mil laut, diukur dari garis lurus yang ditarik dari pantai titik terluar.

  • Batas Zona Bersebelahan,

ditentukan sejauh 12 mil laut di luarbatas laut teritorial atau 24 mil laut jikadiukur dari garis lurus yang ditarik dari pantai titk terluar.

  • Batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE),

laut yang diukur dari garis lurus yang ditarik dari pantai titik terluar sejauh 200 mil laut.

  • Batas Landas Benua,

wilayah lautan suatu negara yang batasnya lebih dari 200 mil laut.

 

  • Wilayah udara atau dirgantara

Meliputi wilayah di atas daratan dan lautan negara yang bersangkutan.

 

Pembagian wilayah ini sangat berguna sekali untuk setiap negara. Karena setiap negara dapat memanfaatkan hasil sumber daya alam negaranya dengan leluasa tanpa harus diganggu dengan negara lain. Dan setiap negara bisa saling berinteraksi dengan menjalin kerja sama Internasional karena setiap negara memiliki sumber daya alam yang berbeda.

 

Pemerintah yang berdaulat merupakan unsur negara yang ketiga. Pemerintah yang berdaulat adalah pemerintah yang mempunyai kekuasaan baik ke dalam negri maupun ke luar untuk menjalankan tugas dan wewenangnya mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagiannya sesuai dengan sistem yang telah ditetapkan. Kenapa membutuhkan negara yang berdaulat untuk membentuk suatu negara? Karena kedaulatan negara itu sangat penting sebagai status negara tersebut bahwa negara tersebut telah berdiri sendiri, telah merdeka tanpa adanya penjajah di wilayah tersebut.

 

Dan unsur negara yang terakhir adalah pengakuan negara lain. Pengakuan ini sangat penting, jika kita telah diakui oleh negara lain berarti kita dapat dengan mudah menjalin hubungan dengan negara lain (hubungan bilateral maupun multilateral), dapat menempatkan perwakilannya sebagai utusan tetap di lembaga-lembaga Internasional dan ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia.

 

Berkaitan dengan pengakuan dari negara lain, kepala negara atau kepala pemerintahan tidak akan berbuat gegabah atau serta merta mengakui keberadaan negara lain. Pengakuan terhadap negara lain tentu dibicarakan secara seksama dengan mempertimbangkan kepentingan-kepentingan nasionalnya.

 

Kepentingan-kepentingan nasional itu mencakup berbagai bidang, seperti bidang ideologi, politik, ekonomi,sosial-budaya, seperti pertahanan dan keamanan. Kepentingan seperti diatas menjadi alasan kenapa suatu negara diakui oleh negara lain.

 

Pengakuan negara terbagi menjadi dua yaitu:

  • Pengakuan secara de facto

adalah pengakuan bahwa secara fisik (nyata) di suatu wilayah telah berdiri negara.

  • Pengakuan secara de jure

adalah pengakuan secara resmi menurut hukum tentang berdirinya sebuah negara.

 

Negara pun memiliki tujuan dan fungsi. Tujuan negara Indonesia terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 alinia IV yang berbunyi “ Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial… ”.

 

Selain itu banyak ahli yang mendiskripsikan tujuan negara, seperti menurut Shang Yang, tujuan negara adalah mengumpulkan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya. Dan menurutnya ada 10 hal yang membuat negara menjadi lemah, yaitu adat (rites), musik, nyanyian (odes), riwayat (history), kebaikan (virtue), kesusilaan, hormat pada orang tua, kewajiban persaudaraan, kejujuran (integrity) dan sofisme (sophistry).

 

Menurut Nicolo Machiavelli, tujuan negara adalah untuk menghimpun dan memperbesar kekuasaan negara agar mencapai kehormatan, kebesaran, dan kesejahteraan bangsa. Sedangkan menurut Dante Allighieri, tujuan negara adalah untuk menciptakan perdamaian dunia. Dan menurut Immanuel Kant, tujuan negara adalah membentuk dan memelihara hak dan kemerdekaan warga negara. Kalau menurut saya tujuan negara itu seharusnya untuk menciptakan perdamaian dunia dan menjaga hak warga negara untuk merdeka.

 

Banyak teori tentang tujuan negara yang dianut oleh banyak negara. Seperti :

  • Teori Fasisme

Tujuan negara menurut teori fasisme adalah imperium dunia. Pemimpim bercita-cita untuk mempersatukan semua bangsa di dunia menjadi suatu tenaga atau kekuatan bersama. Negara yang pernah menganut teori ini adalah Italia yang dipimpin oleh Benito Mussclini, Jerman pada saat di pimpin Adolf Hitler dan Jepang yang di pimpin oleh Tenno Heika.

  • Teori Individualisme

Berpendapat bahwa negara tidak boleh ikut campu tangan dalam urusan pribadi, ekonomi, dan agama warga negaranya. Dan negara hanya berfungsi untuk menjaga keamanan dan ketertiban individu serta menjamin kebebasan seluas-luasnya dalam memperjuangkan kehidupannya.

  • Teori Sosialisme

Berpendapat bahwa negara mempunyai hak campur tangan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Tujuan negara sosialis adalah memeberikan kebahagiaan yang sebesar-besarnya bagi setiap anggota masyarakat secara merata.

  • Teori Integralistik

Teori ini merupakan gabungan dari teori Individualisme dan sosialisme, mengabungkan kemauan rakyat dengan penguasa (negara). Jadi negara didirikan bukan hanya untuk kepentingan perorangan atau golongan tetapi juga untuk kepentingan seluruh masyarakat negara yang bersangkutan.

Selain tujuan, negara pun mempunyai fungsi. Berikut teori yang membahas tentang fungsi negara :

  • Teori Individualisme

Fungsi negara hanyalah sebagai pemelihara dan penjaga ketertiban individu dan masyarakat. Negara tidak perlu ikit campur tangan dalam urusan di luar hal-hal yang berkaitan dengan ketertiban dan keamanan.

 

  • Teori Sosialisme

Fungsi negara bukan hanya sebagai pemelihara ketertiban dan keamanan, tetapi harus diperluas sedemikian rupa sehingga tiada lagi aktivitas sosial yang tidak diselenggarakan oleh negara.

 

  • Teori Komunisme

Fungsi negara adalah sebagai alat pemaksa oleh kelas pemilik alat produksi terhadap kelas lainnya sebagai upaya untuk mempertahankan alat produksi yang dimilikinya.

 

  • Teori Anarkisme

Fungsi negara dapat dilaksanakan oleh kelompok atau perhimpunan yang dibentuk secara sukarela, tanpa alat-alat paksaan, tanpa polisi, dan terutama atanpa hukum serta pengadilan.

 

Negara Indonesia pun memiliki fungsi penting, yaitu melaksanakan penertiban, mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya, pertahanan dan menegakkan keadilan.

 

Terdapat 2 macam bentuk negara yaitu negara kesatuan dan negar serikat. Dalam negara kesatuan, pemerintah pusat mempunyai wewenang untuk mengatur seluruh wilayahnya melalui pembentukan daerah-daerah (seperti provinsi, kabupaten dan yang lainnya). Sistem pelaksanaannya dapat berupa sistem desentralisasi atau sentralisasi. Misalnya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang menganut sistem desentralisasi yaitu pelimpahan wewenag dari pemerintah pusat ke daerah untuk mengatur daerahnya sendiri.

 

Sedangkan negara serikat kekuasaan asli terdapat pada negara bagian karena negara bagian berhubungan luas dengan rakyatnya. Misalnya, Amerika Serikat, Australia, India, Jerman dan lainnya.

 

Selain negara ada juga kenegaraan. Dan kenegaraan pun mempunyai banyak bentuk seperti:

  • Koloni

    adalah suatu negara yang menjadi jajahan dari negara lain.

     

  • Trustee (Perwalian)

    adalah wilayah jajahan dari negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia II dan berada di bawah naungan dengan Perwalian PBB serta negara-negara yang menang perang.

     

  • Mandat

    adalah suatu negara yang tadinya adalah sebuah negara jajahan dari negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia I dan di letakkan di bawah perlindungan suatu negara yang menang dengan pengawasan Dewan Mandat Liga Bangsa-Bangsa.

     

  • Protektorat

    adalah sebuah negara yang berada di bawah perlindungan negara lain yang kuat. Menurut Samidjo, S.H. Protektorat dapat dibedakan menjadi dua macam,seperti:

    • Protektorat Kolonial

      bentuk protektorat yang menyerahkan urusan hubungan luar negri, pertahanan keamanan serta urusan dalam negri kepada pemerintah perlindungan (Union-Francaise).

       

    • Protektorat Internasioonal

      bentuk protektorat yang masih tetap memperhatikan ketentuan-ketentuan hukum internasional.

       

  • Dominion

    merupakan bentuk negara khusus dalam lingkungan kerajaan Inggris.

     

  • Uni

    adalah gabungan dua atau lebih tiga negara merdeka dan berdaulat dengan satu negara yang sama.

    • Uni Personil (Personele Unie)

      yaitu dua negara yang kebetulan mempunyai raja yang sama sebagai kepala negara.

    • Uni Riil (Reele Unie)

      yaitu dua negara yang berdasarkan suatu traktat mengadakan ikatan yang dikepalai oleh seorang raja dan membentuk alat perlengkapan uni guna mengatur kepentingan bersama.

    • Uni Zui Generalis

      yaitu gabungan negara yang mempunyai alat kelengkapan bersama untuk mengurus kepentingan hubungan luar negri, setelah ada kesepakatan melalui perjanjian.

 

 

Sekian penjelasan saya tentang Bangsa dan Negara, dalam penulisan mungkin banyak kesalahan dan saya mohon maaf atas itu semua. Semoga tulisan saya ini berguna dan bermaaf bagi yang membacanya…

 

sampai ketemu di tulisan saya berikutnya… ^_^

About these ads